5 Warga Surabaya Tewas dalam Kecelakaan Maut CR-V dan Truk di Tol Singosari-SurabayaKecelakaan maut di Tol Singosari-Surabaya menewaskan lima warga Surabaya yang baru pulang berlibur dari Batu.( Foto Ilustrasi)

5 Warga Surabaya Tewas dalam Kecelakaan Maut CR-V dan Truk di Tol Singosari-Surabaya

Surabaya,- Perjalanan pulang usai berlibur berubah menjadi tragedi. Lima warga Surabaya meninggal dunia dalam kecelakaan maut yang melibatkan mobil Honda CR-V dan sebuah truk di KM 72-72 Tol Singosari-Surabaya, Rabu (15/7/2026) malam.

Seluruh korban tewas diketahui merupakan penumpang mobil Honda CR-V bernopol L 1720 CAY yang tengah dalam perjalanan kembali ke Surabaya setelah berlibur di Kota Batu.

Empat korban meninggal dunia dievakuasi ke RS Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong, Sidoarjo, sedangkan satu korban lainnya meninggal saat menjalani perawatan di RS Mitra Sehat Medika Pandaan.

Keluarga korban, Muhammad (57), mengatakan seluruh korban berasal dari kawasan Ampel, Semampir, Surabaya. Mereka adalah Ishak (37), istrinya Musdaliwa (27), kakak perempuannya Hanifa (40), adiknya Hindun (34), serta seorang balita berinisial WPP (2).

"Empat jenazah terdiri dari tiga penumpang dan satu sopir, semuanya warga Surabaya. Dibawa dengan empat ambulans," ujar Muhammad, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, rombongan keluarga tersebut baru saja menyelesaikan liburan di Batu sebelum mengalami kecelakaan tragis di ruas tol tersebut.

"Setelah proses autopsi selesai, rencananya seluruh korban akan dibawa ke rumah duka di kawasan Ampel, Surabaya," imbuhnya.

Sementara itu, Panit PJR Jatim IV Ruas Tol Pasuruan-Probolinggo, Ipda Firman, membenarkan kecelakaan yang melibatkan mobil Honda CR-V dan sebuah truk tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

"Penumpang ada sembilan yang berada di kendaraan CR-V putih. Yang meninggal di lokasi ada empat, satu di rumah sakit," kata Firman saat mengudara di Radio Suara Surabaya.

Selain lima korban meninggal, sejumlah penumpang lainnya mengalami luka-luka dan kini menjalani perawatan di RS Prima Husada Pandaan.

Hingga kini, petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan maut yang merenggut lima nyawa tersebut. (alr)