Satpam Tewas Ditusuk di Pos Jaga Sukomanunggal Surabaya, Pelaku Ternyata Sahabat SendiriPolisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Satpam di Surabaya, Motif Masih Didalami

Satpam Tewas Ditusuk di Pos Jaga Sukomanunggal Surabaya, Pelaku Ternyata Sahabat Sendiri

Surabaya, - Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan satpam yang menggegerkan warga Jalan Sukomanunggal Jaya Blok D 16, Surabaya. Pelaku ternyata masih rekan kerja sekaligus sahabat korban sendiri.

Korban diketahui berinisial DK (34), warga Pesapen Krembangan, Surabaya. Ia ditemukan tewas di dalam pos satpam dengan sejumlah luka tusuk pada Senin pagi (11/5/2026).

Satreskrim Polrestabes Surabaya bergerak cepat dan berhasil menangkap pelaku berinisial OA hanya beberapa jam setelah kejadian. OA diketahui juga bekerja sebagai satpam di kompleks perumahan tersebut.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, Edy Herwiyanto mengungkapkan, dari hasil pemeriksaan awal pelaku mengaku melakukan aksi pembunuhan seorang diri.

“Sekarang sudah ditangkap dan dalam proses penyidikan. Inisial OA. Sama sebagai seorang satpam. Mereka adalah sahabat,” ujar AKBP Edy Herwiyanto, Senin (11/5/2026).

Menurutnya, pelaku diduga menusuk korban di bagian leher dan dada menggunakan benda tajam hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Polisi juga telah memeriksa rekaman CCTV dan sejumlah saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil penyelidikan sementara, kondisi lokasi saat itu dalam keadaan sepi.

“Setelah dicek CCTV yang ada dan kemudian keterangan saksi di TKP memang saat itu kondisi sepi tidak ada orang selain korban dan pelaku,” jelasnya.

AKBP Edy Herwiyanto yang juga mantan Kasubdit Tipidkor Polda Jatim menjelaskan, di kompleks perumahan tersebut terdapat 19 satpam yang bekerja secara bergantian dalam beberapa shift. Saat kejadian berlangsung, korban diketahui sedang berjaga seorang diri di pos keamanan.

Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk menjalani proses autopsi.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan saksi di sekitar TKP. Kasus masih dalam penyelidikan dan akan segera kita ungkap,” tandasnya.

Sebelumnya, korban pertama kali ditemukan oleh rekannya yang datang untuk pergantian shift sekitar pukul 06.00 WIB. Selain mengalami luka tusuk di leher dan dada, korban juga mengalami luka di bagian tangan dan punggung. Polisi menyebut barang milik korban yang hilang hanya telepon genggamnya. (alr)