Surabaya - Insiden penganiayaan menimpa seorang tukang cukur bernama Isbat U (27) di kawasan Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya, Senin (30/3/2026) siang. Peristiwa itu terjadi di tempat korban bekerja dan sempat mengundang perhatian warga sekitar.
Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula saat pelaku yang mengendarai sepeda motor tiba-tiba memberhentikan paksa pasangan pria dan wanita yang melintas di sekitar lokasi. Keduanya kemudian melarikan diri ke arah depan barbershop tempat korban bekerja.
Korban yang berada di lokasi hanya melihat kejadian tersebut. Namun, pelaku justru kembali dan menghampiri korban dengan nada marah.
“Pelakunya kembali, marah-marah ke saya. Ngomongnya cuma ‘opo kok lihat-lihat’. Saya cuma melihat, tidak ikut-ikut,” ujar korban menirukan ucapan pelaku.
Situasi semakin memanas ketika pelaku terus memaki dan bersikap agresif. Korban sempat menanyakan apakah pelaku dalam kondisi mabuk. Pelaku kemudian merespons dengan mendekatkan wajahnya, seolah menunjukkan bau alkohol.
Tak lama kemudian, pelaku langsung melakukan pemukulan dengan tangan kosong dan sempat mencekik korban. Korban berusaha melawan dengan mendorong pelaku agar tidak terus menyerang.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami sejumlah luka, di antaranya bibir sobek, benjol di bagian kepala, serta luka cakaran di leher dan bahu.
“Luka di bibir sobek, kepala benjol, leher dan bahu juga ada luka,” jelasnya.
Aksi kekerasan itu akhirnya berhasil dihentikan setelah warga dan pengguna jalan turun tangan melerai.
Usai kejadian, korban langsung melaporkan insiden tersebut ke Polsek Lakarsantri dan menjalani visum di Rumah Sakit Bhakti Dharma Husada Surabaya.
Korban mengaku tidak mengenal pelaku. Ia hanya mengingat ciri-ciri pelaku yang berambut gondrong, bertubuh besar, dan mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat.
Menariknya, korban sempat kembali bertemu dengan pasangan pria dan wanita yang sebelumnya dikejar pelaku saat berada di kantor polisi. Keduanya juga mengaku tidak memiliki masalah dengan pelaku.
Sementara itu, Kapolsek Lakarsantri, Kompol Imam Solikin, membenarkan adanya laporan penganiayaan tersebut.
“Sudah ada laporan. Saat ini pelaku masih dalam penyelidikan,” ujarnya singkat.
Polisi kini terus mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan guna mengungkap motif serta identitas pelaku. (alr)
Aksi kekerasan terjadi di kawasan Lidah Kulon, Lakarsantri, Surabaya. Seorang tukang cukur menjadi korban penganiayaan brutal. 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!