Longsor Cisarua Bandung Barat: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, Operasi SAR DiperluasHari ke-10: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, Identifikasi Dipercepat(Foto Ilustrasi)

Longsor Cisarua Bandung Barat: 83 Kantong Jenazah Dievakuasi, Operasi SAR Diperluas

Bandung Barat - Tim SAR gabungan hingga hari ke-10 operasi pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, telah mengevakuasi sebanyak 83 kantong jenazah.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi hasil pencarian dan evakuasi yang dilakukan secara intensif di area terdampak longsor.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa jumlah kantong jenazah yang dievakuasi telah melebihi daftar pencarian awal karena dalam beberapa kantong ditemukan lebih dari satu jenazah, namun memiliki identitas tunggal. Hingga saat ini, proses identifikasi masih terus dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

“Secara akumulatif hingga sore ini sebanyak 83 kantong jenazah. Jumlah ini sudah melebihi dari daftar pencarian karena ada kantong jenazah yang berisi lebih dari satu jenazah, namun memiliki satu identitas,” ujar Ade Dian Permana, Senin (2/2/2026).

Dari total kantong jenazah yang ditemukan, sebanyak 61 korban telah berhasil diidentifikasi. Sebagian besar korban merupakan warga yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian, sementara sisanya berada di luar data awal.

“Dari 61 korban yang teridentifikasi, 45 korban sesuai dengan daftar pencarian, sedangkan 16 korban lainnya berada di luar data awal,” tambahnya.

Ade juga menyampaikan bahwa hingga kini masih terdapat 35 korban yang belum teridentifikasi, termasuk sekitar 20 kantong jenazah yang masih dalam proses identifikasi lanjutan oleh tim DVI.

“Masih ada sekitar 35 korban yang belum dapat dipastikan identitasnya dan proses identifikasi akan terus kami lanjutkan,” kata Ade.

Operasi SAR direncanakan akan berlangsung selama masa tanggap darurat bencana selama 14 hari dan akan dilakukan evaluasi secara berkala. Untuk mempercepat pencarian, tim SAR gabungan juga memperluas area operasi dengan menggeser sebagian personel ke sektor baru yang dinilai berpotensi ditemukan korban tambahan.

“Sesuai keputusan tanggap darurat, operasi SAR akan terus dilakukan dan dievaluasi pada hari ketujuh, termasuk dengan perluasan sektor pencarian,” pungkasnya. (ord)