Bandung Barat – Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengungkap alasan jumlah jenazah korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, melebihi data awal orang hilang yang tercatat dalam daftar pencarian.
Hingga hari ke-10 operasi SAR, tim gabungan telah mengevakuasi 83 kantong jenazah (body pack) dari sejumlah titik terdampak longsor, yakni Kampung Pasir Kuda, Pasir Kuning, dan Babakan, Desa Pasirlangu. Jumlah tersebut melampaui 80 nama yang sebelumnya masuk dalam daftar pencarian korban hilang.
Dari total temuan tersebut, 61 jenazah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification Polda Jawa Barat. Namun, hanya 45 korban yang identitasnya sesuai dengan daftar pencarian awal.
SMC SAR Mission Coordinator Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menjelaskan bahwa data daftar pencarian bersifat dinamis dan sangat bergantung pada laporan awal dari keluarga korban serta data yang diterima oleh Incident Commander di lapangan.
“Dari 61 body pack yang sudah teridentifikasi, 45 korban sesuai dalam daftar pencarian. Data awal yang kami terima berjumlah 80 orang,” ujar Ade Dian, Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, temuan jenazah di luar daftar pencarian dimungkinkan terjadi karena adanya korban yang berada di lokasi saat kejadian namun bukan warga setempat atau tidak dilaporkan hilang oleh keluarga pada tahap awal pendataan.
“Ada beberapa korban yang sudah teridentifikasi, tetapi namanya tidak tercantum dalam daftar awal. Bisa jadi mereka berada di lokasi saat longsor terjadi, namun tidak masuk laporan awal,” jelasnya.
Meski jumlah temuan telah melampaui data awal, operasi pencarian dan evakuasi tetap dilanjutkan hingga masa tanggap darurat berakhir pada 6 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil melalui koordinasi antara SMC, Incident Commander, dan tim DVI, serta berdasarkan arahan pimpinan Basarnas.
Ade menegaskan, daftar pencarian tidak lagi dijadikan target absolut, melainkan sebagai data pembanding dalam evaluasi operasi SAR di lapangan. Proses identifikasi jenazah pun masih terus berlangsung sebelum diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sementara itu, tim SAR gabungan tetap membagi wilayah pencarian ke dalam beberapa sektor guna mempercepat penanganan dan memastikan tidak ada korban yang terlewat di lokasi bencana. (ord)
Dari 61 body pack yang sudah teridentifikasi, 45 korban sesuai dalam daftar pencarian.( Foto ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!