Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal di Bukit Mitis Lereng Gunung LawuSetelah 23 hari dinyatakan hilang, pendaki Bukit Mongkrang asal Karanganyar ditemukan meninggal di Bukit Mitis, lereng Gunung Lawu (Foto Ilustrasi)

Pendaki Hilang di Bukit Mongkrang Ditemukan Meninggal di Bukit Mitis Lereng Gunung Lawu

Jawa Tengah - Pendaki bernama Yazid Ahmad Firdaus yang sempat dilaporkan hilang di kawasan Bukit Mongkrang, Kabupaten Karanganyar, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (10/2/2026).

Jasad korban ditemukan di kawasan Bukit Mitis, yang berada di sisi barat jalur utama pendakian Bukit Mongkrang di lereng Gunung Lawu.

“Korban ditemukan di jalur Tapak Nogo yang mengarah ke Bukit Mitis. Lokasinya berada di luar jalur utama pendakian dan cukup sulit dijangkau,” ujar seorang relawan SAR di lokasi penemuan, Selasa (10/2/2026).

Laporan Awal dari Komunitas Pendaki

Informasi awal penemuan jasad Yazid pertama kali diterima dari komunitas pendaki Wanadri Bandung. Setelah laporan diterima, BPBD Karanganyar langsung berkoordinasi dengan Basarnas untuk melakukan proses evakuasi.

“Kami segera berkoordinasi dengan Basarnas dan tim relawan setelah menerima laporan dari Wanadri. Evakuasi dilakukan secara bertahap karena kondisi medan yang terjal dan cuaca yang berubah-ubah,” kata petugas BPBD Karanganyar.

Kronologi Hilangnya Pendaki

Yazid dilaporkan hilang sejak Minggu (18/1/2026) saat mendaki bersama tiga rekannya melalui jalur Bukit Mongkrang. Rombongan memulai pendakian sekitar pukul 06.30 WIB dan sempat mencapai puncak sebelum memutuskan turun kembali.

“Saat turun di sekitar Pos 3, rombongan terpencar. Tiga orang berhasil kembali ke basecamp, sementara satu pendaki tidak kunjung menyusul hingga sore hari,” jelas petugas basecamp Bukit Mongkrang.

Upaya pencarian mandiri yang dilakukan rekan-rekannya tidak membuahkan hasil, sehingga kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak pengelola dan diteruskan ke aparat berwenang.

Operasi SAR Dihentikan, Relawan Terus Mencari

Operasi pencarian dan pertolongan resmi dimulai pada Senin (19/1/2026) dengan melibatkan Basarnas, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat. Tim SAR menyisir sejumlah jalur pendakian dan area rawan di sekitar Bukit Mongkrang.

“Cuaca buruk dan medan ekstrem menjadi kendala utama selama pencarian. Hingga hari ke-13, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban,” ujar perwakilan Basarnas.

Operasi SAR resmi dihentikan pada Sabtu (31/1/2026). Meski demikian, pencarian oleh relawan tetap dilanjutkan hingga akhirnya jasad Yazid ditemukan pada Selasa (10/2/2026).

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan proses verifikasi akhir untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. (ord)