Cuaca Ekstrem Lumajang: 10 Wisatawan Tersambar Petir, 1 Tewas di Pantai SelatanHujan deras disertai petir sejak Sabtu sore picu insiden tragis di Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang.(Foto Ilustrasi)

Cuaca Ekstrem Lumajang: 10 Wisatawan Tersambar Petir, 1 Tewas di Pantai Selatan

Lumajang - Cuaca ekstrem yang melanda pesisir selatan Kabupaten Lumajang menyebabkan insiden tragis. Sebanyak 10 wisatawan dilaporkan tersambar petir di dua lokasi berbeda, dengan satu orang meninggal dunia dan lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tersebut terjadi di Pantai Watu Pecak dan Pantai Bambang, Kecamatan Pasirian.

Ipda Suprapto, Kasubsi PIDM Sihumas Polres Lumajang, menjelaskan bahwa insiden bermula saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu sore (28/3/2026).

“Insiden terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan tersebut sejak Sabtu (28/3/2026) sore,” jelasnya, Minggu (29/3/2026).

Menurutnya, sebagian wisatawan sempat meninggalkan area pantai saat cuaca memburuk. Namun, beberapa pengunjung memilih bertahan dan mencari perlindungan sementara di lokasi terbuka.

Di Pantai Bambang, delapan wisatawan diketahui berteduh di bawah tenda darurat berbahan terpal. Nahas, petir menyambar di sekitar lokasi tersebut hingga menyebabkan para korban mengalami luka serius.

Petugas gabungan segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke fasilitas kesehatan terdekat. Dari delapan korban di Pantai Bambang, satu orang bernama Alvin (23), warga Candipuro, dinyatakan meninggal dunia. Satu korban lainnya dalam kondisi koma, sementara enam orang mengalami luka ringan.

Sementara itu, dua korban lainnya tersambar petir di Pantai Watu Pecak. Keduanya merupakan kakek dan cucu yang berada di sekitar warung saat kejadian dan sempat tidak sadarkan diri sebelum dievakuasi ke rumah sakit.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di kawasan wisata pantai selatan.

“Masyarakat diminta segera mencari tempat aman dan menghindari area terbuka saat terjadi hujan disertai petir,"pungkasnya. (alr)