SURABAYA — Ratusan warga mendatangi Polrestabes Surabaya sejak Rabu pagi (21/1/2026) untuk mencari sepeda motor mereka yang sempat hilang akibat pencurian. Sejak pukul 08.00 WIB, masyarakat mulai diarahkan petugas masuk ke Lapangan B guna mengikuti bazar pengembalian kendaraan bermotor.
Ribuan sepeda motor hasil pengungkapan kasus curanmor itu tersusun rapi di area lapangan dan dibagi dalam beberapa blok. Penataan tersebut dilakukan agar pemilik kendaraan lebih mudah melakukan pencarian. Sejumlah tenda informasi juga disiapkan, berisi daftar kendaraan yang telah berhasil diidentifikasi oleh kepolisian.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengatakan, jumlah motor yang disiapkan untuk dikembalikan mencapai 1.050 unit. Angka itu bertambah secara bertahap dari pendataan awal hingga hasil pengembangan penyelidikan terbaru.
“Awalnya 810 unit, lalu bertambah, dan terakhir totalnya menjadi 1.050 kendaraan roda dua,” ujarnya saat membuka kegiatan bazar.
Meski demikian, belum semua motor dapat langsung diserahkan kepada pemiliknya. Sebanyak 169 unit masih dalam proses identifikasi lanjutan karena mengalami kendala pada nomor rangka dan nomor mesin yang tidak sesuai atau telah dihapus.
Pihak kepolisian menargetkan proses identifikasi tersebut rampung dalam satu hingga dua hari ke depan. Setelah itu, data kepemilikan kendaraan akan diumumkan kepada publik agar pemilik bisa segera mengambil motornya.
Untuk mempercepat pelayanan, Polrestabes Surabaya membuka sejumlah loket verifikasi. Warga diminta membawa dokumen kepemilikan seperti BPKB atau surat keterangan resmi dari pihak leasing sebagai syarat pengambilan kendaraan.
Bazar pengembalian ini menjadi bagian dari upaya kepolisian mengembalikan hak warga sekaligus menekan angka pencurian kendaraan bermotor di Surabaya. (alr)
Ribuan sepeda motor hasil pengungkapan kasus curanmor itu tersusun rapi di area lapangan dan dibagi dalam beberapa blok (Foto Istimewa) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!