Tim SAR Evakuasi 101 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua, 83 Sudah TeridentifikasiKabut tebal menyelimuti proses pencarian korban longsor di Cisarua, Bandung Barat, saat tim SAR gabungan menyisir medan terjal demi menemukan korban.(Foto ilustrasi)

Tim SAR Evakuasi 101 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua, 83 Sudah Teridentifikasi

Bandung Barat – Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Hingga hari ke-20 operasi, sebanyak 101 kantong jenazah berhasil dievakuasi dari lokasi bencana dan langsung diserahkan kepada Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat untuk proses identifikasi.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan seluruh temuan bodypack ditangani sesuai prosedur guna memastikan identitas korban secara akurat.

“Sampai hari ke-20 ini, tim SAR menemukan 101 bodypack yang langsung diserahkan ke tim DVI Polda Jawa Barat,” ujar Ade, Kamis (12/2/2026).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 83 jenazah telah teridentifikasi dari 86 yang telah diperiksa. Mayoritas korban yang berhasil dikenali merupakan warga setempat yang sebelumnya dilaporkan hilang.

“Dari 83 bodypack itu, sebanyak 64 merupakan warga setempat dari daftar 80 orang yang dilaporkan menjadi korban,” jelasnya.

Meski Pemerintah Kabupaten Bandung Barat telah mencabut status tanggap darurat bencana, proses pencarian korban masih dilakukan secara terbatas. Operasi kini memasuki masa transisi menuju tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, namun unsur SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi.

Ade menegaskan, Basarnas akan segera menindaklanjuti setiap informasi baru yang muncul terkait dugaan keberadaan korban.

“Apabila terdapat informasi atau indikasi baru yang disampaikan di lokasi, Basarnas akan terus menindaklanjuti terkait penemuan atau dugaan adanya korban,” tegasnya.

Tim SAR berharap seluruh proses pencarian dapat berjalan maksimal sehingga seluruh korban dapat ditemukan dan keluarga mendapatkan kepastian. (ord)