Purbalingga, - Jawa Tengah – Proses evakuasi jenazah pendaki Gunung Slamet, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), akhirnya berhasil dilakukan setelah melalui medan berat dan cuaca yang tidak menentu. Jenazah korban tiba di Basecamp Gunung Malang, Desa Serang, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga, pada Kamis (15/1/2026) sekitar pukul 14.45 WIB.
Setibanya di basecamp, jenazah Syafiq langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Goeteng Taroenadibrata Purbalingga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui waktu dan penyebab pasti kematiannya.
Relawan SAR Purbalingga, Andi Fitrianto, menjelaskan bahwa proses evakuasi awalnya direncanakan melalui jalur Dipajaya, Pemalang. Namun, karena kondisi medan yang sulit dan cuaca ekstrem, jalur evakuasi akhirnya dialihkan melalui jalur Gunung Malang demi keselamatan tim.
“Jenazah Syafiq sudah berhasil dievakuasi dan langsung dibawa ke RSUD Purbalingga menggunakan ambulans,” ujar Andi.
Sebelumnya, Syafiq yang merupakan pendaki asal Magelang dilaporkan hilang sejak Senin (29/12/2025). Ia mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Haidar Bahran, pada Sabtu malam (27/12/2025) melalui Basecamp Dipajaya.
Keduanya sempat beristirahat di Pos 5 pada 28 Desember 2025. Saat itu, Himawan mengalami kram pada kaki sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan dengan lancar. Syafiq kemudian memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan dan meminta Himawan menunggu di Pos 5.
Namun setelah berpisah, Syafiq tidak kunjung kembali. Hingga malam hari, kontak dengan Syafiq terputus. Karena tidak ada kabar, Himawan memutuskan naik menuju Pos 9 Gunung Slamet dan bertahan di sana hingga akhirnya ditemukan tim relawan dalam kondisi selamat pada Selasa (30/12/2025).
Setelah lebih dari dua pekan pencarian, jenazah Syafiq ditemukan oleh relawan pada Rabu (14/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Lokasi penemuan berada di bebatuan jurang Kali Lembarang, jalur yang menghubungkan kawasan Gunung Malang dan Baturraden.
Jenazah Syafiq ditemukan tidak jauh dari lokasi tempat Himawan sempat bertahan. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan tim SAR dan relawan karena medan terjal serta cuaca yang terus berubah.
Dengan berhasilnya evakuasi ini, proses pencarian pendaki yang hilang di Gunung Slamet tersebut resmi berakhir. (bank)
Dengan berhasilnya evakuasi ini, proses pencarian pendaki yang hilang di Gunung Slamet tersebut resmi berakhir (Foto Ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!