Pemalang - Jawa Tengah – Cuaca ekstrem berupa kabut tebal, hujan deras, dan angin kencang mempersulit proses evakuasi jasad pendaki Syafiq Ridhan Ali Razan (18) di Gunung Slamet. Kondisi alam yang memburuk membuat tim SAR terpaksa menghentikan sementara upaya evakuasi demi keselamatan petugas.
Jasad Syafiq ditemukan di kawasan Watu Langgar, Pos 9 jalur pendakian Gunung Slamet, pada Rabu (14/1/2026) malam. Namun, medan terjal yang dipadukan dengan cuaca ekstrem membuat proses pemindahan jasad menuju jalur aman tidak bisa dilakukan secara maksimal.
Komandan Basarnas Unit SAR Pemalang, Andika Henky, mengatakan bahwa hujan lebat disertai kabut tebal dan angin kencang membuat jarak pandang sangat terbatas. Situasi tersebut berisiko tinggi bagi keselamatan tim evakuasi.
“Keselamatan personel menjadi prioritas. Karena cuaca tidak memungkinkan, evakuasi kami hentikan sementara dan dilanjutkan keesokan harinya,” ujar Andika
Ia menjelaskan, pada malam kejadian tim SAR dan relawan memilih bertahan di Pos 5 sambil menunggu kondisi cuaca membaik sebelum kembali melanjutkan proses evakuasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, jasad Syafiq ditemukan dalam posisi tertelungkup di bebatuan. Kondisinya diduga mengalami hipotermia, ditandai dengan celana yang terlepas. Sejumlah barang pribadi milik korban, seperti dompet, ponsel, dan sepatu, ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan.
Sementara itu, perwakilan BPBD Kota Magelang, Yoga, mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi di tengah kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Ia menyampaikan bahwa setelah berhasil dievakuasi ke Basecamp Dipajaya, jenazah akan dibawa ke Rumah Sakit Islam Moga untuk menjalani visum sebelum dipulangkan ke rumah duka di Kota Magelang.
“Nantinya setelah jenazah tiba di basecamp, akan dibawa ke RS Islam Moga dan selanjutnya dipulangkan ke Magelang,” kata Yoga.
Diketahui, Syafiq dilaporkan hilang sejak 29 Desember 2024 setelah mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan. Ia sempat berpamitan untuk mencari bantuan karena rekannya mengalami cedera kaki. Setelah pencarian selama 17 hari, Syafiq akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (bank)
Cuaca Ekstrem Persulit Evakuasi Jasad Pendaki di Gunung Slamet (Foto Ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!