Sopir Truk Hantam 5 Rumah di Gempol Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi selamat, 6 Korban Lain DirawatSopir truk yang terjepit usai menabrak lima rumah di Jalan Raya Gempol, Pasuruan, berhasil dievakuasi dalam kondisi masih bernyawa. Total tujuh korban menjalani perawatan di rumah sakit.

Sopir Truk Hantam 5 Rumah di Gempol Berhasil Dievakuasi dalam Kondisi selamat, 6 Korban Lain Dirawat

Pasuruan , - Proses dramatis evakuasi sopir truk yang terjepit di dalam kabin setelah truk bermuatan gulungan kertas menghantam lima rumah di Jalan Raya Gempol, Kabupaten Pasuruan, akhirnya membuahkan hasil. Korban berhasil dievakuasi pada Senin siang tapat pukul 10.09 WIB dalam kondisi masih menunjukkan tanda-tanda kehidupan meski sangat lemah.

Evakuasi berlangsung selama beberapa jam karena posisi kabin truk ringsek dan sulit diakses. Tim gabungan Basarnas bersama petugas terkait terlebih dahulu menarik badan truk menggunakan dump truck agar proses penyelamatan dapat dilakukan dengan lebih aman.

Di tengah upaya pembukaan akses menuju ruang kemudi, sopir sempat menggerakkan tangan. Temuan itu langsung direspons tim penyelamat dengan meminta bantuan tim medis dari RS Pusdik Brimob Watukosek untuk memastikan kondisi korban.

"Hasil pengecekan, masih ada dua tanda vital kehidupan meski lemah. Kemudian dilakukan stabilisasi terhadap korban untuk mencegah cedera lebih lanjut sebelum proses evakuasi diteruskan," demikian keterangan yang disampaikan tim evakuasi.

Setelah berhasil dikeluarkan dari kabin sekitar pukul 10.09 WIB, korban langsung diberi bantuan oksigen dan dilarikan ke RS Bhayangkara Porong untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Sebelum dirujuk, tim medis memastikan denyut nadi korban masih teraba meski dalam kondisi sangat lemah.

Kepala kantor SAR  Surabaya Nanang Sigit mengatakan sopir yang sempat terjepit diketahui bernama Agus, laki-laki berusia sekitar 40 tahun asal Malang.

"Korban yang terjepit di truk dipastikan satu orang atas nama Agus, laki-laki, usia sekitar 40 tahun, asal Malang," ujar Nanang.

Selain sopir truk, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan enam orang lainnya menjadi korban. Dua orang mengalami luka berat dan telah dirujuk ke RS Abiyakto Pasuruan. Sementara empat korban luka ringan, terdiri atas seorang penjual bebek, sepasang suami istri pengendara sepeda motor, serta seorang pengemudi truk cold diesel, menjalani perawatan di RS Bhayangkara Porong.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan yang mengakibatkan lima rumah rusak itu masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. (alr)