Surabaya, - Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo dengan menambah satu armada helikopter water bombing. Penambahan armada ini dilakukan untuk mempercepat proses pemadaman setelah kebakaran yang melanda kawasan tersebut berlangsung selama delapan hari.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Adhy Karyono, mengatakan tambahan satu helikopter Airbus dari Pemprov Jatim melengkapi dua helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang sebelumnya telah beroperasi di lokasi.
"Pemprov Jatim menambah satu helikopter Airbus sehingga operasi water bombing dapat berlangsung lebih cepat," kata Adhy, Senin.
Menurutnya, dua helikopter Airbus kini dipusatkan di kawasan Ranu Pani agar proses pengisian bahan bakar menjadi lebih efisien. Dengan demikian, helikopter tidak lagi harus bolak-balik ke Lanud Abdulrachman Saleh sehingga waktu operasi pemadaman dapat dimaksimalkan.
Selain mempercepat intensitas penyiraman dari udara, strategi tersebut juga diharapkan mampu mengurangi hambatan operasional akibat kondisi cuaca yang kerap berubah.
Di sisi lain, operasi pemadaman dari darat juga terus diperkuat. Pemprov Jatim mengerahkan armada pemadam kebakaran dari sejumlah daerah, di antaranya Surabaya, Probolinggo, dan Pasuruan. Tim gabungan tetap melakukan pembasahan di area terdampak meski kobaran api tidak lagi terlihat, guna mencegah munculnya titik-titik panas baru.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Evy Afianasari, menyebut kebakaran di kawasan Bromo menjadi bahan evaluasi penting dalam sistem penanganan bencana, khususnya pada tahap awal agar api tidak cepat meluas saat angin bertiup kencang.
"Kebakaran Bromo menjadi evaluasi penting agar penanganan sejak awal dapat dilakukan lebih cepat sehingga api tidak meluas, terutama saat kondisi angin kencang," ujarnya.
Evy menambahkan, dampak kebakaran terhadap sektor pariwisata masih didata karena prioritas utama pemerintah saat ini adalah memadamkan api. Ia juga mengimbau masyarakat dan wisatawan menunda kunjungan ke Gunung Bromo selama seluruh jalur wisata masih ditutup demi menjaga keselamatan.
Ke depan, Pemprov Jatim berencana mengusulkan penguatan langkah-langkah pencegahan kebakaran di kawasan wisata alam, termasuk memperketat larangan membawa rokok maupun rokok elektronik ke area yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap kebakaran.(alr)
Pemerintah Provinsi Jawa Timur memperkuat upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) 












Komentar
Tuliskan Komentar Anda!