Polisi Dalami Dugaan Overdosis dalam Kematian Lula Lahfah, 10 Saksi Sudah DiperiksaDugaan adanya overdosis tentu akan kami dalami lebih lanjut dalam proses penyelidikan, (Foto Ilustrasi)

Polisi Dalami Dugaan Overdosis dalam Kematian Lula Lahfah, 10 Saksi Sudah Diperiksa

Jakarta — Kepolisian terus mengusut penyebab meninggalnya influencer Lula Lahfah yang ditemukan tak bernyawa di apartemennya di kawasan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Hingga kini, polisi telah memeriksa 10 orang saksi untuk mengungkap rangkaian peristiwa sebelum kematian korban.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, pemeriksaan saksi dilakukan guna memperjelas fakta kejadian sekaligus merespons berbagai spekulasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, keterangan para saksi diperlukan agar peristiwa ini menjadi terang dan tidak menimbulkan asumsi liar di tengah masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi fokus penyelidikan adalah dugaan Lula Lahfah meninggal akibat overdosis obat. Budi memastikan, kemungkinan tersebut akan didalami oleh penyidik melalui pemeriksaan lanjutan dan hasil pendukung lainnya.

Sejumlah saksi yang telah dimintai keterangan antara lain kekasih korban, Reza Arap, sopir pribadi berinisial MRP, asisten pribadi berinisial CAP, asisten rumah tangga berinisial A, serta dokter pribadi korban berinisial R. Polisi juga memeriksa dua teknisi dan satu petugas keamanan apartemen, dokter yang melakukan visum luar di RS Fatmawati, serta dokter dari RS Pondok Indah tempat Lula sempat menjalani perawatan.

“Pemeriksaan saksi dilakukan untuk mengungkap fakta kejadian sekaligus menjawab berbagai opini yang beredar di media sosial,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto.

Selain itu, polisi juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap salah satu teman korban berinisial V. Ke depan, pihak keluarga yang sebelumnya menolak dilakukan autopsi juga akan dipanggil untuk dimintai keterangan.

Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026) sekitar pukul 18.44 WIB di Apartemen Essence. Petugas keamanan apartemen pertama kali melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menjelaskan bahwa saat ditemukan, korban berada di atas tempat tidur dalam posisi telentang, berselimut, mengenakan kaus putih dan celana pendek hitam. Di lokasi, polisi turut menemukan sejumlah obat-obatan serta surat rawat jalan dari Rumah Sakit Pondok Indah yang berkaitan dengan penyakit yang diderita korban.

“Dugaan adanya overdosis tentu akan kami dalami lebih lanjut dalam proses penyelidikan,” kata Budi Hermanto.

Hingga saat ini, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab pasti kematian Lula Lahfah dan mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan spekulasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (ref)