Kereta Api Gajayana Tabrak Truk di Kebumen, Sopir Tewas dan Penjaga Perlintasan LukaAkibat peristiwa tersebut, pengemudi truk dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. (Foto ilustrasi)

Kereta Api Gajayana Tabrak Truk di Kebumen, Sopir Tewas dan Penjaga Perlintasan Luka

Kebumen — Kecelakaan serius terjadi di perlintasan sebidang JPL 582, petak jalan Prembun–Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, Selasa malam, 27 Januari 2026. Kereta Api Gajayana relasi Malang–Gambir menabrak sebuah truk sekitar pukul 21.32 WIB.

Akibat peristiwa tersebut, pengemudi truk dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, petugas penjaga perlintasan mengalami luka-luka dan langsung dilarikan untuk mendapatkan penanganan medis.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) memastikan seluruh penumpang dan awak KA Gajayana selamat dan tidak mengalami cedera.

“Seluruh penumpang dan awak KA Gajayana selamat. Kami menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya pengemudi truk serta mendoakan petugas perlintasan yang terluka agar segera pulih,” ujar Manager Humas KAI Daop 5 Purwokerto, M. As’ad Habibuddin, dalam keterangan tertulis.

Hingga saat ini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan aparat berwenang. PT KAI menyatakan belum dapat menyampaikan kronologi lengkap kejadian sebelum hasil pemeriksaan resmi diterima.

Insiden ini sempat mengganggu perjalanan kereta api di lintas selatan Jawa. Jalur hulu di lokasi kejadian tidak dapat dilalui sementara waktu sehingga KAI melakukan proses evakuasi sejak dini hari. Setelah penanganan selesai, jalur hulu dan hilir kembali dibuka dan dapat dilalui kereta api dengan kecepatan normal pada Rabu, 28 Januari 2026, pukul 02.50 WIB.

KAI mencatat sedikitnya 21 perjalanan kereta api terdampak keterlambatan, dengan durasi mulai dari puluhan menit hingga lebih dari satu jam. Sejumlah kereta jarak jauh seperti KA Gajayana, Bima, Turangga, Malabar, hingga Taksaka termasuk dalam daftar perjalanan yang mengalami keterlambatan.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI telah memberikan layanan service recovery sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

KAI Daop 5 Purwokerto kembali mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi perlintasan sebidang dengan mematuhi rambu-rambu dan memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintas, guna mencegah terulangnya kecelakaan serupa. (bal)