Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi, Berawal dari Taksi di Jalur RelSejumlah penumpang mengaku mendengar suara keras seperti ledakan saat tabrakan terjadi. (Foto Istimewa)

Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi, Berawal dari Taksi di Jalur Rel

Jakarta,- Peristiwa kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi–Jakarta ini mengejutkan para penumpang yang berada di dalam rangkaian kereta. Saat kejadian, KRL dari arah Jakarta menuju Cikarang diketahui sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Penghentian KRL ini terjadi karena adanya insiden lain di jalur, yakni sebuah Commuter Line dari arah Cikarang yang sebelumnya menabrak mobil taksi di sekitar lintasan. Kondisi tersebut membuat perjalanan kereta terganggu dan menyebabkan antrean di jalur.

Tak lama setelah KRL berhenti, KA Argo Bromo Anggrek yang melaju dari arah belakang diduga tidak sempat mengerem dan langsung menghantam bagian belakang KRL. Benturan keras membuat salah satu gerbong mengalami kerusakan parah, terutama gerbong khusus perempuan.

Sejumlah penumpang mengaku mendengar suara keras seperti ledakan saat tabrakan terjadi. Situasi di dalam gerbong pun sempat panik karena banyak penumpang kesulitan keluar akibat akses terhalang bangku dan badan kereta yang rusak.

Petugas gabungan langsung melakukan evakuasi korban di lokasi kejadian. Proses evakuasi berlangsung dramatis, bahkan beberapa bagian gerbong harus dipotong untuk menyelamatkan penumpang yang terjebak.

Hingga malam hari, jumlah korban masih terus didata, sementara petugas fokus pada penyelamatan dan penanganan korban luka. Pihak terkait juga menyampaikan permohonan maaf serta belasungkawa atas insiden kecelakaan kereta api di Bekasi ini. (bank)