Sopir Bus Cahaya Trans yang Alami Kecelakaan Maut di Tol Semarang Gunakan SIM PalsuSopir Bus Cahaya Trans yang Alami Kecelakaan Maut di Tol Semarang Gunakan SIM Palsu

Sopir Bus Cahaya Trans yang Alami Kecelakaan Maut di Tol Semarang Gunakan SIM Palsu

SEMARANG – Fakta baru terungkap dalam kasus kecelakaan maut Bus Cahaya Trans di Simpang Susun Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah. Sopir bus tersebut diketahui menggunakan Surat Izin Mengemudi (SIM) B I Umum palsu.

Sopir bernama Gilang (22), warga Bukittinggi, Sumatera Barat, dipastikan tidak pernah memiliki SIM resmi. Hal itu disampaikan Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol M. Pratama Adhyasastra, setelah pihaknya berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Sumatera Barat.

“Hasil koordinasi menunjukkan tidak ada penerbitan SIM atas nama yang bersangkutan. Pengakuan sopir juga menguatkan temuan tersebut,” ujar Pratama, Senin (29/12/2025).

Meski begitu, Polda Jawa Tengah masih terus mendalami kasus pemalsuan SIM tersebut. Perkara ini akan ditangani secara terpisah dari kasus kecelakaan yang menjerat Gilang dengan Pasal 310 ayat (6) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami masih mendalami kelengkapan surat kendaraan, pemeriksaan terakhir armada, serta kemungkinan penerapan pasal tambahan,” jelas Pratama.

Sementara berdasarkan hasil penyelidikan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Tengah bersama Korps Lalu Lintas Mabes Polri, bus Cahaya Trans melaju dengan kecepatan rata-rata sekitar 75 kilometer per jam. Bus tersebut berangkat dari Tol Subang dan sempat berhenti di Tol Batang karena sopir buang air kecil.

Dari hasil analisis sementara, polisi menilai sopir dalam kondisi sadar dan tidak mengantuk saat kejadian.

 “Indikasinya pengemudi tidak dalam kondisi lelah atau mengantuk,” ungkap Pratama.

Diketahui kecelakaan tragis ini terjadi pada Senin (23/12/2025) dan menewaskan 16 penumpang. Saat melintasi jalan tol yang menikung, bus diduga kehilangan kendali, oleng ke kanan, lalu menabrak pembatas jalan.

Bus Cahaya Trans diketahui mengangkut penumpang dengan rute perjalanan dari Bogor menuju Yogyakarta.

Hingga kini, polisi masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh penyebab dan pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut.(ord)