Tragedi Laut Labuan Bajo Renggut Nyawa Pelatih Valencia dan Tiga AnaknyaTragedi Laut Labuan Bajo Renggut Nyawa Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya

Tragedi Laut Labuan Bajo Renggut Nyawa Pelatih Valencia dan Tiga Anaknya

Jakarta – Musibah tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, menyisakan duka mendalam. Dalam peristiwa yang terjadi pada Jumat (26/12/2025) itu, pelatih Valencia CF Femenino B, Fernando Martín Carreras, meninggal dunia bersama tiga anaknya.

Peristiwa tersebut tidak hanya mengguncang dunia pariwisata Indonesia, tetapi juga mengundang duka dari komunitas sepak bola internasional, khususnya di Spanyol. Fernando dikenal sebagai pelatih yang berdedikasi dalam membina pemain muda sepak bola wanita.

Sosok Fernando Martín Carreras

Fernando Martín Carreras merupakan warga Valencia, Comunidad Valenciana, Spanyol, lahir pada 27 Agustus 1981. Sebelum berkarier sebagai pelatih, ia lebih dulu meniti perjalanan di dunia sepak bola sebagai pemain bertahan.

Karier profesionalnya dimulai pada 2005 bersama klub lokal Benidorm CF. Fernando kemudian memperkuat sejumlah klub di kasta bawah Liga Spanyol hingga akhirnya memutuskan pensiun sebagai pemain di Paterna CF pada 2016.

Usai gantung sepatu, Fernando memilih tetap berkarya di dunia sepak bola. Ia bergabung dengan akademi Valencia CF dan fokus membina pemain usia muda. Ketekunan dan dedikasinya membuat ia dipercaya menangani Valencia CF Femenino B, tim pengembangan sepak bola wanita klub tersebut.

Di mata rekan-rekannya, Fernando dikenal sebagai pelatih yang rendah hati dan mengutamakan kebersamaan tim. Salah satu koleganya di akademi Valencia CF menyebut kepergian Fernando sebagai kehilangan besar bagi klub dan para pemain muda yang ia bina.

Saat tragedi terjadi, Fernando tengah berlibur ke Indonesia bersama istri dan keempat anaknya untuk merayakan Natal. Namun, perjalanan wisata itu berubah menjadi duka mendalam setelah kapal yang mereka tumpangi tenggelam.

Dalam insiden tersebut, Fernando dan tiga anaknya dinyatakan meninggal dunia, sementara istri dan satu anak lainnya berhasil selamat.

Pihak Valencia CF menyampaikan belasungkawa secara resmi atas kepergian Fernando Martín Carreras dan anak-anaknya. Klub menyatakan turut berduka dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan."tulis akun resmi Valencia.

Sejumlah pelatih dan insan sepak bola di Spanyol juga menyampaikan rasa kehilangan. Fernando dinilai sebagai sosok inspiratif yang tidak hanya membangun kemampuan teknis pemain, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan dan semangat sportivitas.

Tragedi ini menjadi pengingat betapa rapuhnya kehidupan, sekaligus meninggalkan kenangan mendalam atas dedikasi seorang pelatih yang mengabdikan hidupnya untuk sepak bola dan keluarganya.(bank)