Satu Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Kembali Teridentifikasi, Total 51 Jenazah DikenaliSatu Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Kembali Teridentifikasi

Satu Korban Ambruknya Ponpes Al-Khoziny Kembali Teridentifikasi, Total 51 Jenazah Dikenali

Surabaya – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur kembali berhasil mengidentifikasi satu korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny, Sidoarjo. Hingga Sabtu (11/10/2025) malam, total 51 korban telah teridentifikasi dari 67 kantong jenazah yang diterima Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya.

Korban yang baru teridentifikasi diketahui bernama Muhammad Ridwan Sahari, laki-laki berusia 14 tahun, warga Kecamatan Wonocolo, Kota Surabaya.

Menurut hasil pemeriksaan tim DVI, identitas korban dipastikan melalui pencocokan data primer DNA dan rekam medis gigi, yang hasilnya dinyatakan cocok oleh tim forensik.

Dengan penambahan satu identitas ini, total 51 jenazah telah berhasil diidentifikasi dari 54 kantong jenazah yang sudah melalui proses rekonsiliasi. Sementara 13 kantong jenazah lainnya masih belum teridentifikasi, dan proses pemeriksaan terus berjalan.

Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol Kusnan Marzuki, memastikan proses identifikasi dilakukan secara hati-hati dan ilmiah agar tidak terjadi kesalahan dalam penyerahan jenazah kepada keluarga.

“Proses identifikasi dilakukan dengan teliti dan berdasarkan data primer, sehingga jenazah yang diserahkan kepada keluarga sesuai dan tidak terbantahkan,” ujar Kusnan.

Tim DVI Polda Jatim terus bekerja sepanjang waktu untuk menuntaskan proses identifikasi seluruh korban tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny yang terjadi awal pekan lalu di Sidoarjo. (bank)