Jakarta - Kepolisian masih menyelidiki asal-usul tabung gas berwarna pink atau whip pink yang ditemukan di apartemen influencer Lula Lahfah.
Penyelidikan dilakukan meski kasus kematian Lula telah dihentikan karena tidak ditemukan unsur pidana.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan, hingga saat ini polisi belum menemukan bukti pembelian tabung tersebut. Namun, penyelidik masih mendalami dari mana barang itu berasal dan bagaimana jalur pengirimannya.
“Kalau bukti pembelian kita masih belum dapatkan, tetapi penyelidik sudah mendalami dari mana asal-usul barang itu dikirim,” ujar Budi Hermanto dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (31/1/2026).
Menurut Budi, meski perkara kematian Lula Lahfah telah dihentikan pada tahap penyelidikan, pihak kepolisian tetap memantau peredaran dan potensi penyalahgunaan tabung gas N2O.
Pemantauan tersebut dilakukan dengan melibatkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba serta Kementerian Kesehatan.
“Ini kan masih didalami. Digital forensik juga masih dilakukan,” katanya.
Tabung whip pink diketahui ditemukan di kamar asisten almarhum saat proses olah tempat kejadian perkara. Selain itu, polisi juga mengamankan satu kotak berwarna pink yang berisi 44 tablet obat-obatan untuk dilakukan pemeriksaan DNA sentuhan.
Terkait isu yang berkembang di masyarakat mengenai dugaan overdosis, Budi menegaskan informasi tersebut tidak benar. Ia meminta publik untuk tidak berspekulasi dan tetap menghormati keluarga almarhum.
“Tujuan kita menyampaikan berita yang tidak bias. Isu-isu di luar itu, mari kita hormati keluarga almarhum dan menjaga simpati serta empati,” tegasnya.
Sebelumnya, polisi juga menemukan sejumlah obat-obatan dan surat rawat jalan di apartemen Lula Lahfah yang berada di kawasan Jakarta Selatan.
Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban. (ref)
Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah Diselidiki Polisi, Asal Pengiriman Masih Misterius(Foto Ilustrasi) 

.jpg)











Komentar
Tuliskan Komentar Anda!