Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Ini Daftar Lengkap 11 Orang di DalamPesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Ini Daftar Lengkap 11 Orang di Dalamnya

Pesawat ATR 400 Indonesia Air Transport Hilang Kontak di Maros, Ini Daftar Lengkap 11 Orang di Dalam

Makassar – Operasi pencarian terhadap pesawat ATR 400 milik Indonesia Air Transport terus dilakukan setelah pesawat tersebut dilaporkan hilang kontak saat melayani penerbangan rute Makassar–Yogyakarta, Sabtu (17/1/2026).

Berdasarkan data terakhir, pesawat diketahui menghilang di wilayah Leang-leang, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Menindaklanjuti kejadian ini, Basarnas Makassar langsung mengerahkan tim pencarian ke lokasi yang diduga menjadi titik terakhir kontak pesawat.

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan sebanyak 25 personel SAR telah diterjunkan dan dibagi ke dalam tiga regu pencarian. Ketiga tim tersebut bergerak menyisir area darat dengan dukungan berbagai peralatan.

“Saat ini ada tiga tim yang bergerak menuju lokasi dugaan hilangnya pesawat di kawasan Leang-leang,” ujar Andi Sultan, Sabtu sore.

Selain personel, Basarnas juga membawa drone pemantau udara, mobil rescue, serta truk operasional untuk mendukung proses pencarian dari berbagai sisi medan yang cukup sulit.

Sementara itu, dokumen manifest resmi penerbangan telah dirilis. Berdasarkan data tersebut, terdapat 11 orang di dalam pesawat yang terdiri dari awak dan penumpang.

Berikut Daftar Awak Pesawat ATR 400:

Kapten Pilot: Andy Dahananto

First Officer: Yudha Mahardika

Pilot Latih: Sukardi

Petugas Operasi Penerbangan: Hariadi

Teknisi Penerbangan: Franky D. Tanamal

Teknisi Penerbangan: Junaidi

Pramugari: Florencia Lolita

Pramugari: Esther Aprilita S.

Daftar Penumpang:

Deden

Ferry

Yoga

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung. Tim SAR berupaya menemukan titik pasti lokasi pesawat serta memastikan kondisi seluruh orang yang berada di dalamnya.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu informasi resmi dari Basarnas maupun instansi terkait, mengingat operasi SAR masih berjalan secara intensif. (bank)