Dentuman Misterius di Sidoarjo Warga Temukan Benda Diduga Logam Panas Jatuh dari LangitWarga di kawasan Waru, Sidoarjo, digemparkan oleh suara dentuman keras yang terdengar luas hingga sejumlah wilayah di Surabaya.(Foto ilustrasi)

Dentuman Misterius di Sidoarjo Warga Temukan Benda Diduga Logam Panas Jatuh dari Langit

Sidoarjo,- Warga di kawasan Waru, Sidoarjo, digemparkan oleh suara dentuman keras yang terdengar luas hingga sejumlah wilayah di Surabaya pada Senin (6/4/2026) siang.

Berdasarkan laporan warga, suara ledakan tersebut terdengar tidak biasa dan menjangkau beberapa titik, mulai dari Waru, Taman (Sidoarjo), hingga kawasan Kutisari, Siwalankerto, dan Jalan Ahmad Yani di Surabaya.

Aditya, warga Perumahan Rewwin, Sidoarjo, mengaku sempat mendengar suara bergemuruh sebelum dentuman terjadi.

“Daerah Perum Rewwin masih belum hujan. Tapi suara gluduk-gluduk terdengar sekitar pukul 13.35. Kemudian dentuman keras terjadi sekitar pukul 14.35 WIB,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Aryo Nugroho yang berada di Kutisari, Surabaya. Ia memastikan suara ledakan terdengar jelas di wilayahnya.

Sementara itu, Didik, warga Taman, Sidoarjo, juga mengonfirmasi bahwa dentuman tersebut terdengar hingga wilayah Wage.

“Dentuman juga terdengar sampai sini,” katanya.

Tak hanya suara, beberapa warga juga melaporkan adanya tanda visual setelah kejadian. Anggya, yang berada di sekitar Surabaya Selatan, mengaku melihat kepulan asap dari kejauhan.

“Dari arah gedung Graha Pena terlihat kepulan asap seperti habis terjadi ledakan,” ungkapnya.

Laporan paling mencolok datang dari kawasan Janti, Waru. Seorang warga menyebut adanya benda panas yang diduga logam jatuh ke rumah warga.
Ramadhan Dwi mengatakan benda tersebut bahkan menembus bagian atap rumah.

“Baru saja terjadi ledakan cukup keras di daerah Janti, Waru. Ada besi panas jatuh ke rumah warga, dan tercium bau seperti bubuk mercon atau mesiu,” jelasnya.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai sumber ledakan maupun asal benda yang jatuh tersebut. Aparat masih melakukan penelusuran untuk memastikan penyebab kejadian yang sempat membuat warga panik ini. (alr)