BMKG: Semarang Berpotensi Diguyur Hujan hingga Pekan Depan, Warga Waspada Banjir SusulaFoto Ilustrasi:Semarang Berpotensi Diguyur Hujan hingga Pekan Depan, Warga Waspada Banjir Susula

BMKG: Semarang Berpotensi Diguyur Hujan hingga Pekan Depan, Warga Waspada Banjir Susula

Semarang - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca di Kota Semarang dan sekitarnya masih akan diguyur hujan hingga pekan depan. Kondisi ini disertai potensi banjir susulan akibat curah hujan tinggi dan kelembapan udara yang tetap meningkat.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, menjelaskan bahwa potensi hujan di wilayah Jawa Tengah, termasuk Semarang, akan berlangsung hingga 5 November 2025.

“Mulai 1 hingga 5 November, cuaca cenderung berawan dengan potensi hujan lokal. Kelembapan masih tinggi sehingga warga diimbau tetap waspada terhadap potensi genangan dan banjir,” ujar Guswanto.

BMKG mencatat, fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby menjadi penyebab utama meningkatnya aktivitas hujan dalam sepekan terakhir. Kedua gangguan atmosfer tersebut berlangsung dalam siklus 30–60 hari dan berperan besar terhadap peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia bagian tengah, termasuk Jawa Tengah.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menambahkan, secara umum musim hujan tahun ini datang lebih cepat dibanding tahun sebelumnya.

“Banyak wilayah di Indonesia kini sudah memasuki puncak musim hujan yang diperkirakan berlangsung hingga Februari 2026. Pola umumnya, siang hari panas terik dan hujan turun pada sore hingga malam hari,” kata Dwikorita.

BMKG mengimbau masyarakat Semarang dan sekitarnya untuk terus memantau informasi cuaca terkini serta mewaspadai potensi banjir susulan, terutama di kawasan rendah dan daerah aliran sungai. (Orde)