Hujan Deras Picu 16 Titik Banjir dan Longsor di Bondowoso, Akses Jalan Tertutup Evakuasi malam hari di lokasi banjir dan longsor Bondowoso, petugas gabungan bersama warga berjibaku membersihkan material demi membuka kembali akses jalan yang tertutup.(Foto ilustrasi)

Hujan Deras Picu 16 Titik Banjir dan Longsor di Bondowoso, Akses Jalan Tertutup

Bondowoso — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bondowoso sejak pagi hingga malam, Senin (23/2/2026), menyebabkan banjir dan tanah longsor di banyak lokasi. Data terbaru dari BPBD Bondowoso mencatat sedikitnya 16 titik bencana terjadi dalam satu hari, mulai dari banjir, longsor, pohon tumbang, hingga jembatan ambles.

Awalnya, laporan pada sore hari menyebutkan ada 12 titik terdampak. Namun hingga sekitar pukul 21.40 WIB, jumlah kejadian terus bertambah seiring intensitas hujan yang masih tinggi.

Salah satu titik longsor terjadi di Dusun Krajan Utara, Desa Kabuaran, Kecamatan Grujugan. Peristiwa yang dilaporkan sekitar pukul 19.00 WIB itu menyebabkan material tanah menutup akses jalan penghubung antar-RT serta merusak bagian atap dapur rumah warga bernama Mutmainah.

“Saat buka puasa tadi, itu atap rumah saya kena sedikit,” ungkap Mutmainah.

Beruntung, tidak ada korban jiwa karena keluarga korban segera menyelamatkan diri setelah mendengar suara longsoran.

Selain di Grujugan, banjir juga dilaporkan melanda Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang. Sementara tanah longsor lainnya merusak atap dan dinding rumah warga di Dusun Tugu, Desa Purnama, Kecamatan Tegalampel.

Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, pemerintah desa, serta warga setempat langsung melakukan evakuasi material longsor dan pohon tumbang hingga malam hari. Pembersihan jalan dilakukan secara gotong royong agar akses warga kembali normal.

Kepala Bidang Logistik, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi BPBD Bondowoso, Tugas Riski Bahana, mengatakan tim masih terus bergerak di beberapa lokasi terdampak.

“Kita sekarang bergerak di Kabuaran, evakuasi tanah longsor karena menutup akses jalan,” pungkasnya.

Hingga malam hari, proses penanganan bencana masih berlangsung, sementara warga diimbau tetap waspada terhadap potensi longsor susulan akibat curah hujan tinggi di wilayah Bondowoso.(alr)