Hujan dan Angin Kencang, Belasan Penerbangan Gagal Mendarat di Bandara JuandaHujan dan Angin Kencang, Belasan Penerbangan Gagal Mendarat di Bandara Juanda

Hujan dan Angin Kencang, Belasan Penerbangan Gagal Mendarat di Bandara Juanda

Sidoarjo — Cuaca buruk di Bandara Internasional Juanda menyebabkan belasan penerbangan tidak dapat mendarat sesuai jadwal. Sebanyak 14 penerbangan tujuan Bandara Juanda terpaksa dialihkan ke sejumlah bandara alternatif pada Minggu sore, 4 Januari 2026.

Pengalihan penerbangan dilakukan karena kondisi cuaca yang tidak mendukung keselamatan penerbangan. Bandara Juanda Sidoarjo mencatat penerbangan dialihkan ke beberapa bandara di luar Jawa Timur, yakni Bandara I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang, Bandara Internasional Lombok, dan Yogyakarta International Airport (YIA).

General Manager Bandara Internasional Juanda, Muhammad Tohir, menyampaikan bahwa meskipun terjadi pengalihan penerbangan akibat cuaca buruk, operasional bandara tetap berjalan normal. Fasilitas utama seperti runway, apron, dan terminal Bandara Juanda masih berfungsi dengan baik.

“Operasional Bandara Juanda tetap terkendali. Kami terus berkoordinasi dengan AirNav Indonesia, BMKG, dan maskapai penerbangan untuk memantau perkembangan cuaca,” kata Tohir.

Pihak Bandara Juanda bersama maskapai telah menyiapkan langkah penanganan lanjutan bagi penumpang terdampak. Penanganan tersebut meliputi penyesuaian jadwal penerbangan, pengaturan ulang keberangkatan, serta pelayanan penumpang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Hingga Minggu malam, kondisi di Bandara Internasional Juanda terpantau aman dan aktivitas pelayanan penumpang tetap berlangsung sambil menunggu cuaca membaik. (alr)